Secangkir pemikiran

1 hari kmrn mengingatkan saya ttg kualitas hidup.  Sekumpulan org” yg gak saya kenal, tapi ngeliat org” itu jadi kaya’ liat diri sendiri di cermin. Saya ngeliat saya pun mulai mematikan semua rasa..  betapa saya acuh sama org” yg saya sayang sebenarnya. Betapa saya ingin diakui, ingin dihargai atas semua yg udh saya berikan.

Gak salah sebenarnya, hanya jadinya saya yg merasa kesepian, sedih dan gk berdaya. Perasaan” yg sebenarnya saya takutkan, malah terjadi. 

Melihat hidup saya dari kacamata yg netral.. tanpa menghakimi dan menyalahkan diri dan org lain.  Bahwa semua nya dipilih tiap saat. Bahwa saya masih punya keberanian dan kelembutan di hati.  Bahwa keindahan diri saya perlu diakui dan dihargai oleh diri saya sendiri dan itu pun bukan juga segalanya.  Bahwa proses menciptakan hidup penuh kasih sayang, keceriaan dan syukur adalah pilihan dalam tiap nafas yg masih saya punya.

No, it’s not too late to give my 100% in every breath.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s