Cukup!

Cukup sudah mempertahankan hal-hal yg menyakiti
Cukup sudah percaya pada janji-janji dulu
Cukup sudah berharap
Itu sudah hilang
Terabaikan
Sengaja dilupakan
Jadi untuk apa saya mengingat
Ketika saya disingkirkan
Cukup sudah
Karena yg terluka saat ini diri sendiri
Karena yg terasa sekarang adalah kesedihan diri sendiri
Karena apa?
Tak terbalas?
Sudah jelas kan,  jadi kenapa terus dipertanyakan?
Kenapa rasa terus dijaga?
Ketika yg satu sudah berlalu,  yg satu masih menunggu
Untuk apa menunggu?
Apa juga yg ditunggu?
Ketidak jelasan?
Mimpi?
Kenangan singkat yg manis?
Seharusnya bisa kuat
Seharusnya bisa juga berlalu ke arah yg berbeda
Seharusnya bisa terus berjalan
Lalu kenapa begini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s